Cara pasang dan Mengganti Kapasitor Pompa Air

    Mengganti Kapasitor Pompa Air merupakan pekerjaan yang mudah dilakukan, Salah satu penyebab mesin pompa air tidak hidup yaitu kapasitor pompa air tersebut mengalami kerusakan. Ada 2 jenis kerusakan pada kapasitor pompa air yang perlu diketahui, yaitu kapasitor lemah dan kapasitor meleleh (terbakar).


    Kapasitor mesin pompa air selalu menjadi bagian yang sangat penting, jika komponen ini sampai rusak maka sudah pasti pompa air tidak akan mampu bekerja lagi untuk menghisap air, hal ini mengingat fungsi kapasitor yang memang tidak bisa dipisahkan dengan motor listrik atau dinamo pada mesin pompa air karena peranannya sendiri adalah sebagai penunjang kinerja motor listrik agar mampu berputar saat sedang start.

    www.kliklistrik.my.id


    Tanda (gejala) dari kapasitor pompa air lemah yaitu mesin hanya mendengung tetapi tidak berputar ketika kabel mesin pompa air dicolokan. Sedangkan jika kapasitor terbakar, maka mesin pompa air tidak bisa hidup sama sekali.


    Kapasitor pada mesin pompa air berfungsi sebagai pengankat daya dinamo mesin pompa air pada  pada saat proses awal menghidupkan mesin pompa air. Setelah mesin pompa air menyala, maka kapasitor tersebut akan terputus secara otomatis.


    Jadi, jangan kaget apabila anda mengalami masalah pompa air yang tiba-tiba tak mampu berputar padahal dengan kondisi motor listrik atau dinamo yang masih bagus. Umumnya kerusakan komponen kapasitor pada mesin pompa air akan sangat mudah dikenali dengan adanya kondisi dimana body fisik kapasitor yang telah menggembung, bocor, pecah (retak) atau bahkan meleleh.


    Kondisi rusak atau tidaknya kapasitor juga bisa dilihat dengan cara mengukurnya menggunakan alat ukur multitester atau capasitance meter (alat ukur khusus untuk mengukur nilai kapasitor). Untuk lebih jelasnya mengenai cara mengecek kondisi kapasitor anda bisa menyimak artikel saya sebelumnya dibawah ini.


    Untuk sederhananya kapasitor yang telah rusak bisa dilihat dari ciri fisik seperti yang saya sebutkan diatas, serta juga dengan gejala pada pompa airnya yang tidak mau berputar dan hanya mendengung. Jika memang sudah dipastikan bahwa kapasitor telah benar-benar rusak maka anda harus menggantinya dengan kapasitor yang baru.


    Dalam beberapa permasalahan pada mesin pompa air, yang sering terjadi yaitu kapasitor pompa air tidak berfungsi. Hal ini disebabkan oleh suhu panas yang dirambatkan oleh dinamo penggerak mesin pompa air. Sehingga kapasitor akan melemah atau meleleh.


    Untuk mengetahui kapasitor pompa air yang masih berfungsi atau tidak, dapat menggunakan multitester untuk mengeceknya. Caranya yaitu lepaskan kapasitor dari mesin pompa air. Kemudian setting multitester pada posisi ohm, lalu tempelkan kedua ujung probe pada kedua kabel kapasitor.


    Namun untuk memasang atau mengganti kapasitor yang baru ada beberapa hal yang perlu diperhatikan misalnya nilai micro farad-nya harus sama dengan kapasitor sebelumnya, memerhatikan pula kabel jalur sambungan kapasitor-nya agar tidak terjadi kesalahan pemasangan. Nah berikut ini adalah beberapa ulasan mengenai cara memasang atau mengganti kapasitor mesin pompa air yang benar.


    Cara Memasang (Mengganti) Kapasitor Mesin Pompa Air

    Jika mesin pompa air mengalami kerusakan yang disebabkan oleh kapasitor, maka harus mengganti kapasitor baru. Namun, perlu diperhatikan berapa ukuran kapasitor pompa air tersebut. Sebaiknya, gantilah dengan ukuran yang sama dengan kapasitor sebelumnya. Karena jika menggunakan ukuran yang berbeda, dapat mengakibatkan kerusakan pada dinamo mesin pompa air tersebut.

    1. Langkah pertama saat akan melakukan pemasangan atau penggantian komponen kapasitor pada mesin pompa air yaitu mematikan terlebih dahulu sumber listrik yang ada pada jalur kelistrikan pompa air. Tentu saja hal ini wajib karena mengingat perbaikannya nanti akan berkontak langsung dengan kabel listrik, untuk itu pastikan tidak ada aliran listrik yang masih mengalir pada kabel, jika anda memakai saklar pada instalasi mesin pompa air maka sebaiknya matikan listriknya langsung melalui sumber utamanya saja karena tindakan ini akan lebih aman.
    2. Setelah sumber listrik pada jalur mesin pompa air dipastikan mati maka selanjutnya mulai saja dengan membuka penutup luar kapasitor-nya yang biasa menggunakan baut. Nah setelah penutup tersebut terlepas maka anda akan melihat jalur-jalur pengkabelan yang mana mungkin akan cukup rumit bagi anda yang masih awam namun anda tidak perlu kawatir karena sebenarnya mudah sekali untuk dihafal-kan. Namun untuk berjaga-jaga apabila kelupaan anda bisa menggambil gambar atau foto terlebih dahulu sebelum melakukan pembongkaran kabelnya.
    3. Langkah selanjutnya lakukan pembongkaran kabel sambungan yang jalur kapasitor-nya, setelah kapasitor terlepas dari sambungan kabel maka selanjutnya lihat berapakah nilai micro farad-nya biasanya sih tertulis dengan angka semisal 8uf, 10uf, 12uf, 16uf atau bahkan bisa lebih besar lagi semua itu tergantung unit mesin pompa air yang digunakan. Jika anda sudah tahu nilainya maka segera cari kapasitor dengan nilai yang sama di toko-toko elektronik terdekat, bisa juga di toko bangunan yang terkadang juga menyediakan spare part ini.
    4. Usahakan nilainya sama jangan sampai kekecilan atau jika terpaksa kebesaran sedikit tidak masalah asalkan wajar misal nilai semula adalah 8uf diganti 10uf maka tidak begitu bermasalah, namun jika terlalu besar misalnya diganti 12uf maka mesin pompa air anda akan menjadi cepat panas dan mesin pompa air pun menjadi kurang awet atau mudah rusak karena overheating (panas lebih).
    5. Apabila kapasitor baru sudah didapat maka langsung saja pasang pada rangkaian kabel seperti semula, jika anda kelupaan maka lihatlah gambar jebretan hasil foto tadi. Jangan lupa pengisolasi kabel dengan lakban atau selotip yang bagus agar aliran listrik tidak bocor sehingga aman.

    Untuk merk kapasitor-nya usahakan juga memilih yang berkualitas seperti merk JP atau ICAR Ecofill.

    Untuk penyambungan kedua titik kabel kapasitor-nya bisa dilakukan secara acak atau bolak-balik tidak masalah karena jenis ini tidak memiliki polaritas.

    Cara Memasang Kapasitor Pompa Air

    Dinamo penggerak mesin pompa air rata-rata memiliki jenis gulungan 1 phase. Oleh karena itu, biasanya jalur kabel yang keluar dari dinamo mesin pompa air ada 3 jalur. Sehingga, ketika menyambung jalur kapasitor harus dilakukan dengan benar. Dan berikut merupakan beberapa tip yang perlu diperhatikan ketika menyambung jalur kabel kapasitor pompa air.

    Ketika akan memasang kapasitor baru pada saat memperbaiki mesin pompa air, perlu diperhatikan jalur kabel kapasitor tersebut. Jangan berpatokan dengan warna kabelnya, karena setiap kapasitor biasanya memiliki warna kabel berbeda-beda. Hal ini bertujuan agar tidak salah dalam pemasangan jalur kabel pada kapasitor pompa air. Berikut merupakan cara menyambung jalur kabel kapasitor pompa air yang benar.

    • Sebelum melepaskan kapasitor pada mesin pompa air, perhatikan jalur kabelnya. Untuk menghindari lupa, sebaiknya di ambil gambarnya terlebih dahulu (di foto).
    • Lepaskan kapasitor dari tempatnya. Kemudian lepaskan jalur kabel yang terhubung dengan kapasitor tersebut. Lakukan dengan membuka pelindung kabel atau isolatipnya.
    • Pasang kapasitor yang baru dengan melihat rangkaian jalur kabel yang telah di foto tadi. Setelah itu bungkus kembali dengan isolatip. Untuk menyambung kabel kapasitor bisa bolak-balik (bebas).
    • Setelah itu, coba hidupkan mesin pompa air. Selesai.

    Demikianlah ulasan mengenai cara menyambung jalur kabel kapasitor mesin pompa air. Semoga bisa membantu dan bermanfaat. Terima kasih.

    LihatTutupKomentar