DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF PENGUNAAN LISTRIK

Mari Memahami Dampak Positif Dan Negatif Penggunaan Listrik

Dengan diciptakannya lampu oleh Thomas Alva Edison, tentu membuat ruangan menjadi lebih terang sehingga listrik dapat membantu berbagai aktifitas di malam hari agar bisa berjalan dengan baik.

Pesatnya perkembangan teknologi pada zaman milenial seperti sekarang tentu saja membuat tenaga listrik semakin dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. 

Selain sebagai sumber energi yang membantu segala jenis kegiatan, listrik juga nyaris memenuhi segala aspek dalam kehidupan manusia. Entah itu sebagai sumber energi, sumber cahaya, sumber pembangkit, bahkan sumber pencaharian yang tidak mungkin luput dari tenaga listrik.

Hal ini membuat manusia menjadi sangat ketergantungan dengan keberadaan listrik, maka tidak heran jika saat ini rasanya mustahil apabila manusia mampu hidup tanpa listrik. 

Salah satu sumber penghasil listrik sendiri ialah PLTA atau Pembangkit Listrik Tenaga Air, pembangkit listrik jenis ini umumnya mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik.

Energi listrik yang dibangkitkan ini biasa disebut sebagai hidroelektrik. PLTA merubah energi yang disebabkan gaya jatuh air untuk menghasilkan listrik. 

Turbin kemudian mengkonversi tenaga gerak jatuh air ke dalam daya mekanik. Kemudian generator mengkonversi daya mekanik tersebut dari turbin ke dalam tenaga elektrik. Umumnya, jenis pembangkit listrik ini dipasang di sebelah sumber air yang cukup besar seperti bendungan, waduk, atau sungai. 

Dampak Positif Listrik Dalam Kehidupan Sehari-hari

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mengingat betapa banyaknya manfaat tenaga listrik dalam keseharian manusia. Berikut beberapa penjelasan mengenai dampak positif dari adanya listrik.

1. Listrik Sebagai Sumber Penerangan

Jika pada siang hari cahaya bisa didapatkan melalui matahari secara cuma-cuma, maka lain halnya dengan malam hari.

Manusia membutuhkan energi lain untuk memberikan penerangan di saat matahari sudah tenggelam. Maka di saat itulah listrik berperan penting untuk memberikan cahaya guna menggantikan peran matahari pada siang hari.

Dengan diciptakannya lampu oleh Thomas Alva Edison, tentu membuat ruangan menjadi lebih terang sehingga listrik dapat membantu berbagai aktifitas di malam hari agar bisa berjalan dengan baik.

2. Listrik Sebagai Sumber Energi

Listrik juga menjadi salah satu sumber energi yang paling banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengapa demikian? Sebab listrik dianggap sebagai penghasil energi yang mampu menghidupkan berbagai alat rumah tangga serta jenis alat elektronik lainnya.

Televisi, lampu, oven, kulkas adalah contoh dari sekian banyak alat yang dihidupkan oleh listrik. Tentu masih ada banyak contoh lainnya yang tak terhitung.

3. Listrik Sebagai Penghasil Panas

Kira-kira darimanakah asal panas yang dikeluarkan oleh setrika? Yap, tentu saja dari listrik. Karena listrik juga dapat digunakan sebagai penghasil panas mengingat arusnya yang mengalir disertai dengan nikel serta elemen-elemen pemanas. Listrik yang diubah menjadi energi panas pun bisa kita jumpai dalam alat rumah tangga lainnya seperti, oven, rice cooker dan masih banyak lainnya.

4. Listrik Sebagai Penghasil Gerak 

Pernah berpikir mengapa kipas angin bisa berputar sendiri? Tentu saja dikarenakan energi listrik yang ternyata bisa dijadikan sebagai penghasil gerak. Contoh lainnya adalah motor, mobil atau bahkan mesin cuci. Prinsip ini pun hampir sama dengan listrik yang mampu menghasilkan panas. 

5. Listrik Sebagai Sarana Hiburan

Seiring berkembangnya zaman dan teknologi maka sarana hiburan pun semakin bervariasi bentuknya, walau bukan merupakan kebutuhan primer, namun tetap saja media hiburan banyak diincar oleh semua orang, mulai dari yang sederhana hingga yang rumit sekalipun, dan tentu saja hal itu membutuhkan listrik sebagai sumber energinya.

Sebab televisi, radio, playstation adalah peralatan yang baru bisa dinyalakan begitu ada sambungan listrik. Jadi jangan bayangkan bagaimana jika listrik sampai tidak ada dalam kehidupan manusia.

Dampak Negatif Listrik Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Setelah membicarakan banyaknya manfaat energi listrik bagi kehidupan manusia, tentu tidak lengkap jika kita tidak membicarakan dampak negatifnya juga. 

Sebab di balik segudang manfaatnya yang beragam, listrik juga ternyata memiliki kerugian apabila tidak digunakan dengan tepat. Contohnya saja tersetrum, pernahkah kamu mengalaminya? Tersetrum adalah kejutan ringan yang cukup membuat kaget akibat munculnya getaran kecil.

Tersetrum biasanya  banyak dialami oleh seseorang yang tengah membetulkan antena televisi, menyentuh kabel menggunakan tangan telanjang atau mencabut stop kontak dalam keadaan basah. Memang tersetrum tidak memiliki dampak yang fatal.

Namun jika tegangan yang dihasilkan cukup besar, maka yang jadi taruhannya adalah nyawa. Sebab walau dari luar tubuh kita terlihat baik-baik saja setelah tersetrum, bukan berarti organ dalam bagian tubuh pun baik-baik saja.

Berikut adalah efek yang diakibatkan oleh sengatan listrik

1. Ventricular Fibrillation

Adalah kondisi dimana melemahnya kerja jantung yang bahkan bisa menyebabkan berhentinya peredaran darah ke seluruh bagian tubuh manusia dengan baik yang disebabkan oleh sengatan listrik.

2. Terbakar Akibat Efek Panas Dari Listrik

Luka yang terjadi pada kulit yang tersengat listrik umumnya sangat merusak struktur kulit, bahkan kadang membuat kulit sampai berlubang hingga ke jaringan bawah kulit.

3. Kerusakan Sel-Sel Tubuh Pada Manusia

Pada dasarnya 2/3 dari tubuh manusia terdiri dari air yang dapat mengalirkan energi listrik, oleh karenanya manusia juga disebut sebagai konduktor yang kurang baik. Sebab jika arus yang mengalir terjadi secara terus-menerus maka akan menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh manusia, hal ini pun bisa sampai menyebabkan kematian.

Cara Menghemat Energi Listrik

Sebagai sumber energi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, hal ini seringkali membuat manusia lalai dalam menggunakannya, padahal jika kita bisa lebih bijak dalam memanfaatkan listrik, tentu kita bisa mengurangi bengkaknya tagihan yang diterima setiap bulannya. Maka untuk meminimalisir hal tersebut, berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan dalam menghemat listrik

1. Tidak Menyalakan Listrik di Siang Hari

Jika pada siang hari sinar matahari dirasa sudah cukup untuk menyinari ruangan, maka alangkah baiknya kita tidak perlu menyalakan lampu sebagai cahaya tambahan, selain membuat fungsinya kurang bekerja dengan baik karena sudah ada matahari sebagai sumber penerangan, tentu hal ini juga menjadi penyebab pemborosan yang paling sering kita lakukan.

2. Tahu Kapan Saatnya Menyalakan Listrik

Dalam usaha untuk penghematan listrik, tentu kita harus lebih bijak dalam menentukan kapan listrik tersebut memang sepatutnya dinyalakan.

Sebagai contoh saja, apabila dalam ruangan tersebut sudah mendapatkan ventilasi udara yang cukup sejuk, maka akan lebih baik jika kita tidak perlu menyalakan pendingin ruangan terlebih jika ruangan tersebut dibiarkan kosong. 

Hal ini tentu bisa menghindarkan kita dari terbuangnya listrik secara sia-sia hanya karena kita teledor dalam menyalakan listrik. Hal yang sama pun bisa diterapkan dalam penggunaan pemanas ruangan.

3. Cukup 1 Televisi Saja

Melihat trend zaman sekarang dimana dalam satu rumah memiliki 2-3 televisi, tentu hal ini adalah bentuk pemborosan yang sebenarnya bisa dihindari. Sebab memiliki satu televisi saja dalam rumah merupakan salah satu cara praktis untuk menekan biaya tagihan setiap bulannya.

Maka menjadi lebih bijak dalam penggunaan listrik tentu akan sangat bermanfaat bukan?

LihatTutupKomentar