Pengertian,Dan Jenis Jenis Panel Listrik

    Pengertian Panel listrik 

    Panel merupakan sebutan umum yang merujuk kepada sekelompok orang yang terpilih dan dianggap ahli serta dapat mewakili pendapat umum tentang suatu masalah di hadapan pemirsa/hadirin atau yang sering kita dengar dengan sebutan paneling.

    Namun panel listrik tentu memiliki arti tersendiri ya, Pengertian Panel listrik adalah sebuah alat atau perangkat yang terdiri dari beberapa jenis komponen listrik. dimana setiap komponen ini disusun sesuai dengan design wiring diagram gambar ,yang bertujuan agar setiap komponen electric yang terpasang berfungsi sesuai dengan ke inginan.

    Panel listrik pada dasarnya dibedakan antara Panel DAYA dan Panel Distribusi listrik. Panel daya berfungsi untuk menyalurkan energi listrik dari gardu listrik step down ke panel-panel distribusinya.

    Panel distribusi listrik adalah berfungsi mendistribusikan energi listrik dari panel daya ke masing masing panel beban (konsumen) baik untuk instalasi tenaga maupun untuk instalasi penerangan dan berguna untuk mengalirkan energi listrik dari pusat atau gardu induk step down.

    A.PERSYARATAN PEMBUATAN DAN PEMASANGAN PANEL LISTRIK.

    1.Persyaratan Pembuatan Panel Listrik.

    • Dipasang pada tempat yang mudah dicapai.
    • Didepan panel ruangan harus bebas dari segala hambatan
    • Panel tidak boleh ditempatkan pada tempat ruangan publik/umum

    2. Persyaratan Pemasangan Panel Listrik Sesuai Dengan PUIL

    • Semua penghantar/ kabel harus disusun rapi
    • Semua komponen harus dipasang rapi
    • Semua bagian yang bertegangan harus terlindungi
    • Semua komponen sudah terpasang kuat
    • Jika terjadi gangguan tidak meluas
    • Mudah diperluas / dikembangkan jika diperlukan
    • Mempunyai keandalan yang tinggi.

    B. JENIS PANEL

    Ada beberapa macam jenis panel listrik, yaitu berdasarkan bahan, tipe, penggunaannya dan berdasarkan fungsi kontrolnya.

    1. Berdasarkan jenis bahannya.

    Berdasarkan bahannya panel listrik dibagi 2 yaitu panel box besi dan panel box palstik.
    • Panel box besi
    Jenis panel berbahan dari logam yaitu besi plat atau baja tuang yang dibentuk dengan cara press
    • Panel box plastic
    Jenis panel berbahan dari plastic, umumnya dari plastic berjenis HDPE karena sifatnya yang kuat, keras dan tahan lama terhadap suhu tinggi.

    2. Berdasarkan Jenis Tipenya

    Berdasarkan tipenya panel listrik dibagi 3 yaitu wall mounting, free standing dan switch gear.
    • Wall Mounting.
    Tipe panel yang ditempelkan pada dinding biasanya digunakan untuk panel-panel lighting, lift, gas dan mempunyai ukuran kecil yaitu :
    700 x 500 x 200 Mm, 800 x 600 x 200 Mm dan 700 x 800 x 200 Mm.
    • Free Standing.
    Tipe panel yang konstruksinya lebih tinggi, panjang dan lebar dibandingkan, umumnya ukurannya 2200 x 1600 x 600 Mm.
    • Switch Gear (Panel Tegangan Menengah)
    Adalah jenis panel menengah yang mendistribusikan energy listrik ke panel-panel lebih kecil kapasitasnya melalui trafo tegangan yang digunakan mulai ari 3,3 KV, 6,6 KV, 20 KV dan 24 KV. Panel tipe ini bukan pensupply beban akhir hanya sebagai pemutus dan pembagi beban.

    3. Berdasarkan Jenis Penggunaannya
    • Panel MVMDP (Medium Voltage Main Distribution Panel)
    Panel ini berfungsi sebagai pemutus, pemisah dan menyalurkan tenaga listrik/tegangan sebesar 20kv (20.000 volt)  dari panel/gardu PLN,  kemudian didistribusikan ke Step Down Transformer untuk diturunkan tegangan menengah menjadi tegangan rendah sebelum di diteruskan ke panel LVMDP.
    • Panel LVMDP (Low Voltage Main Distribution Panel)
    Panel LVMDP  adalah Tegangan Rendah.yang berfungsi sebagai pemutus, pengaman bagi kabel feeder dan menerima daya listrik dari trafo untuk didistribusikan ke panel-panel distribusi tegangan rendah. Didalamnya berisi peralatan pengaman, distribusi dan alat-alat ukur.
    • Panel LVSDP (Low Voltage Sub Distribution Panel)
    Panel LVSDP berfungsi mendistribusikan tenaga listrik dari Panel LVMDP menuju panel lokal atau ke beban listrik/peralatan elektrikal seperti lampu, stop kontak, AC, Motor Listrik dan lain-lain.

    4. Berdasarkan Fungsi Kontrolnya.

    Berdasarkan fungsi kontrolnya panel listrik dibagi 4 yaitu panel kontrol Genset, Motor
    1. Panel Kontrol Genset
    Panel Listrik Kontrol Genset dibagi 4 yaitu panel ATS, AMF, ATS-AMF dan Sinkronisasi.
    1. 1.Panel ATS (Automatic Transfer Swicth)
    Panel Automatic Transfer Swicth fungsinya menghubungkan atau memasukan energi listrik secara otomatis dari Genset atau sumber pembangkit listrik lainnya untuk menggantikan energi listrik utama PLN
    1. 4.2.Panel AMF (Automatic Main Failure)
    Panel Automatic Main Failure berfungsi mengontrol tiap tiap bagian dari Genset secara otomatis ,dan menghidupkan genset ketika sumber energi listrik utama PLN mengalami kendala jaringan
    1. 4.3.Panel ATS – AMF
    Panel Panel ATS dimana fungsinya utama-nya  mengoperasikan atau menyalakan Genset secara otomatis ketika sumber energi listrik utama PLN terputus. panel Ats secara otomatis menghubungkan atau memasukan energi listrik yang bersumber dari Genset menggantikan energi listrik utama dari PLN
    1. 4.4.Panel Sinkronisasi.
    Panel Panel Sinkronisasi berfungsi mengsinkronkan, secara umum disebut Menggabungan dua arus listrik dari dua sumber pembangkit berbeda agar bekerja secara pararel untuk memperoleh sumber voltase listrik yang lebih besar sesuai dengan kebutuhan beban listrik. Panel mengontrol penuh sinkronkan fasa, tegangan dan frekuensi.

    5 Panel Kontrol Motor

    • 1.Panel Motor DOL.
    Panel Motor DOL berfungsinya sebagai panel control penghasutan motor-motor listrik dengan langsung menghubungkan dan memutuskan motor dengan sumber tenaga listrik melalui peralatan listrik MCB dan Kontraktor Listrik.
    • 2. Panel Motor Star Delta.
    Panel Panel Motor Star Delta berfungsinya sebagai soft stater pada starting beban motor-motor listrik, dengan cara menghubungkan star/delta lonjakan arus listrik yang terlalu tingggi bias dihindari.
    • 3. Panel MCC.
    Panel Panel MCC berberfungsinya untuk aplikasi pusat pengontrolan beberapa kumpulan motor-motor listrik pada industri dalam satu panel secara manual maupun otomatis. Secara otomatis adalah pengendalian jarak jauh menggunkan PLC atau DCS pada runag control sedangkan manual adalah pengaktifan motor dilakukan langsung dari MCB yang ada di MCC
    • 4. Panel VSD
    Panel Panel VSD berfungsinya untuk mengoperasikan Motor Induksi dengan inverter yang menggunakan frekuensi tegangan masuk untuk mengatur speed motor sehingga efisiensi lebih tinggi dan losses dapat ditekan.

    c. Panel Kontrol Faktor Daya.

    Panel memilik fungsinya untuk mengoptimalkan tenaga listrik dengan cara memperbaiki factor daya ( cos phi) atau KVAR menjadi lebih baik mendekati 0,99 – 1 atau nilai yang diinginkan. Sehingga dapat menghemat tagihan listrik dan terhindar dari denda PLN.

    Baca juga >> : Dinamakan apa suatu panel yang berfungsi sebagai pembagi arus?
    LihatTutupKomentar