TEORI DASAR SISTEM KERJA KELISTRIKAN PADA MOTOR

 Hallo sahabat motor,system arus listrik yang ada pada kendaraan sepeda motor merupakan sebuah system kelistrikan sepeda motor yang sangat penting. Dimana system kelistrikan ini mempunyai tujuan yakni sebagai penggerak alat pendukung dan untuk membakar bahan bakar.

Kerusakan pada sistem kelistrikan pada sepeda motor sering kali terjadi baik itu mulai dari komponennya ataupun yang lainnya. Terdapat 7 sistem pengukuran listrik pada sepeda motor yakni sebagai berikut :
KELISTRIKAN MOTOR
Maka dari itu kenapa kelistrikan pada sepeda motor sangatlah penting. Nah bagi sahabat motor yang ingin memperlajari sistem kelistrikan sepeda motor, yuk simak artikel ini yang akan membahas tentang Teori Dasar Sistem Kelistrikan dan Komponen Pendukung Pada Motor.

Kerusakan pada sistem kelistrikan pada sepeda motor sering kali terjadi baik itu mulai dari komponennya ataupun yang lainnya. Terdapat 7 sistem pengukuran listrik pada sepeda motor yakni sebagai berikut :

1. Sistem Starter
Ketika kita akan menghidupkan mesin motor maka diperlukannya sistem starter ini. Sistem Starter ini dimana poros enggkol diputar dengan tenaga mekanik yakni perubahan dari tenaga listrik ke tenaga mekanik. Selain itu jika terjadi kerusakan pada sistem starter pada motor, maka motor tetap bisa hidup dengan menggunakan Kick Starter.

Tetapi hal ini dapat berlaku dengan motor yang memilii sistem starter mekanik saja.

2. Sistem Tanda
Lampu rem, lampu sein tanda untuk berbelok, dan juga klakson dimana merupakan sebuah sistem tanda yang dimiliki oleh motor. Sistem tanda ini perlu kalian perhatikan dengan baik dan benar dikarenakan tanda untuk memberikan keselamatan kepada pengendara.

Sehingga jika sistem tanda ada yang rusak baik itu klakson, lampu rem, dan lampu sein tanda untuk berbelok, kalian perlu memperbaikinya.

3. Sistem Penerangan
Waktu malam hari sistem ini digunakan, yaitu memiliki fungsi untuk membantu penerangan saat bekendara seperti hujan lebat dan berkabut. Lampu kepala, lampu belakang dan lampu depan yang disebut dengan sistem penerangan yang ada di sepeda motor.
4. Sistem Pengapian
Ruang pembakaran pada motor diperlukan dimana suplay api percikan sebagai pengapian disistem kelistrikan. Percikan api yang dikeluarkan bukan berarti akan menimbulkan kebakaran, dimana ditimbulkan oleh tegangan yang beda antara elektroda busi. Sehingga di celah platina pada busi timbul percikan api kecil, dan kemudian mengalami pembakaran bensin pada motor.

5. Sistem Pengukuran
Sistem elektrik merupakan penggerak  otomatis dari sistem pengkuran ini. Yaitu seperti; Pengukuran tekanan oli, pengukuran tekanan bensis dalam tangka dan masih banyak yang lainnya. Di bagian tangiki motor biasanya terdapat panel instrument terpasang di dekat lampu kapal.

Setiap merk dan jenis sepeda motor memiliki sistem pengukuran berbeda-beda dimana mereka memberikan perbedaan dengan trend jenis motor saat ini.

6. Sistem Pengisian
Sistem kelistrikan yang selanjutnya yakni sebuah sitem pengisian dimana generator motor sebagai pembangkit dialiri oleh arus listrik. Sebutan aliran listrik tersebut adalah DC, atau AC dimana pembangkit listrik bolak-balik. Menurut arus listriknya sistem pengisian perlu dilakukan secara teliti.

7. Sistem Pembangkit listrik
Kehidupan motor perlu dipenuhi dengan cara menggunakan pembangkit listrik. Pembangkit listrik bolak-balik dan pembangkit listrik searah merupakan dua jenis yang diperlukan disepeda motor.
Nah selain itu terdapat juga sistem kelistrikan sepeda motor honda, sistem kelistrikan motor Yamaha dan masih banyak yang lainnya. Dasar-dasara kelistrikan motor dapat kalian pelajari dengan terus membaca dan memahami artikel yang kami tulis di blog ini. Maka update terus tentang sistem kelistrikan pada motor.

Sehingga ketika kalian mengalam kerusakan pada sistem kelistrikan sepeda motor dapat mengatasinya sendiri tanpa perlu bantuan orang lain. Demikian artikel ini saya buat semoga bermanfaat dan memberikan ilmu yang berguna. Sekian dan terima kasih

LihatTutupKomentar